Senin, 16 April 2012

gue=polos..:)

     Well, tadi gue cerita-cerita bareng temen-temen cewek.. entah dari mana dan siapa yang mulai, tiba-tiba mereka cerita tentang rokok, dll. Intinya, kebanyakan dari mereka pernah nyobain ngrokok dan shisha. mereka cerita gimana pengalaman mereka waktu pertama kali nyobain rokok. Ada yang udah ngisep, tapi nggak bisa ngeluarin asepnya, ada yang nyobain rokok karena disuruh bapaknya..gue? Diem langsung gue, gue nggak punya pengalaman kayak begitu. gue sama sekali belum pernah nyobain rokok, dan nggak mau juga sih.. Kenapa? Karena keluarga gue nggak ada yang ngrokok, kecuali mamas, dan gue dulu punya asma, kalo gue coba-coba ngrokok, gawat ntar. Gue juga nggak suka asepnya, karena bau dan bikin sesek. gue benci banget sama asap rokok..suerr. Lagian, pandangan di keluarga gue, cewek tu nggak pantes ngrokok. Jadi ya, gitu deh... bahkan baru tadi gue tahu apa itu shisha. Hahaha... Jadi shisha itu kegiatan menghirup aroma buah-buahan dan tembakau yang dibakar dalam tempat semacam bejana, lalu ntar dihirup lewat selang. Tapi, menurut penelitian (kata temen gue yang baca tentang artikel shisha) shisha justru lebih berbahaya daripada rokok.
     Dan nggak cuma rokok. Alkohol juga pernah mereka coba. Gue? lagi-lagi belum. jangankan alkohol. minum Green Sands aja gue nggak dibolehin. waktu gue makan bareng sama mamas, dia minum Green Sands, dan gue pengen. Trus kata dia, "Kamu nggak usah minum kayak ginian." nah lo..
       Jadi, gue ini termasuk masih polos donk ya.. Nyobain kayak begitu aja belum pernah. Hahahaa.. Tapi kalo rokok emang bahaya sih buat gue, jadi gue sadar untuk nggak ngrokok. Nggak cuma buat gue sih.. bahaya juga buat semua orang. Alkohol? Mungkin bisa gue coba kalo gue ntar ke luar negeri.. *kapan??? jadi kan gue punya alasan, kalo di luar negeri kan dingin, jadi alasan gue minum alkohol adalah untuk menghangatkan tubuh. hehehe.. Sebenernya pernah sih nyobain anggur merah.. tapi pas Ekaristi..itu pun cuma dikiiit..banget. Ya sudahlah..whatever..gue nggak ngerasa ketinggalan jaman kok. karena, rokok emang bahaya, gue sayang badan gue, jadi, jangan dirusak deh. :)

Minggu, 08 April 2012

Jesus, without You, I would be lost

            Paskah kali ini tanpa Bapak, Ibu, mb Wid, mb Tanti, mas Sunu, dan Sela. Gue Paskahan sama anak kost yang tinggal 4 gelintir. Misa di hall kampus, dan gue nggak nyesel ikut misa di kampus. Keren banget! Koornya, pembawa persembahannya, pemain musiknya, wah..pokoknya keren. Tema perayaan malam Paskah di kampus, temanya, “Tiada Galau dengan Peduli dan Berbagi”. Haha..panitianya tahu banget yah sama masalah anak muda. Jadi pas banget tu tema buat gue yang lagi galau. Jadi intinya, misa tadi mengajak untuk bangkit dari segala kegalauan yang ada dengan peduli dan berbagi dengan sesama. Kalo lo merasa nggak pernah diperhatiin oleh orang lain, coba lo flashback. Apakah lo juga memperhatikan orang lain? Makanya, kalau ingin diperhatikan orang lain, perhatikanlah orang lain. Begitu.
            Paskah.. gue selalu suka malam Paskah. Karena, suasananya bener2 ngena. Semua orang membawa lilin, dan semuanya dinyalakan waktu pujian Paskah. Lalu nyanyi lagu ini, ♫Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira, bagi Kristus yang menebus kita. Bersyukurlah kepada Allah, kita bangkit bersama Kristus.♫ Indah banget.
lilin Paskah gue

Dan gue selalu terharu pas pembaharuan janji baptis dan menyanyikan lagu “Syukur KepadaMu Tuhan”. Nggak tau kenapa gue nggak pernah bisa menyanyikan lagu itu dengan utuh kalau misa malam Paskah. Karena setiap gue nyanyi lagu itu, air mata gue hampir jatuh. Kalo pas nyanyi air mata udah mau keluar, gue berhenti sejenak untuk menahan itu biar nggak turun, lalu gue nyanyi lagi. Ini beneran, dan gue nggak tau kenapa. Mungkin karena liriknya. Liriknya itu bener2 bagus dan ngena banget buat gue. Nih ya, gue tulis liriknya.

Syukur KepadaMu Tuhan

Syukur kepadaMu Tuhan, sumber segala rahmat. Meski kami tanpa jasa, Kau pilih dan Kau angkat. Dosa kami Kau ampuni, Kau beri hidup ilahi, kamu jadi putraMu.

Kau tumbuhkan dalam hati, pengharapan dan iman. Kau kobarkan cinta suci, dan semangat berkorban. Kami Kau lahirkan pula, untuk hidup bahagia dalam kerajaanMu.

Kami hendak mengikuti, jejak Yesus Sang Abdi. Mengamalkan cinta bakti, di masyarakat kami. Syukur kepadaMu Tuhan, atas baptis yang mulia tanda rahmat dan iman.

Gue tahu gue nggak ada apa2nya kalo nggak ada Yesus. Tanpa Yesus, aku butiran debu. Without You, I would be lost, Jesus. Dan gue merasa Yesus memang selalu ada buat gue. Walaupun Dia nggak nampak, tapi dia ada di hati gue. Dialah yang paling menyayangi gue. Disaat gue jatuh, gue terpuruk, gue dilupakan, gue dihina, cuma Yesus yang mau dan bisa nerima apa adanya gue. Cuma Yesus yang nggak pernah mengingat kesalahan-kesalahan gue. Tuhan, aku ingin memperbaiki semuanya. Aku ingin bangkit bersamaMu. Bangkit dari keterpurukanku, bangkit dari kemalasanku, bangkit dari semua kesalahanku, bangkit dari kegalauanku. Aku ingin memperbaiki hubunganku dengan orang-orang yang selama ini kurang baik. Aku ingin berdamai dengan Wenny, Restu, Sela, Dhema. Aku juga ingin keluargaku dapat bersatu lagi. God, bimbing aku agar selalu berada di jalanMu. Jangan pernah tinggalkan aku Tuhan... Without You, I would be lost.
Selamat Paskah all..di hari kebangkitan Yesus ini, mari kita bangkit dari segala kegalauan dan kesalahan kita dimasa lalu. Alleluya!

Sabtu, 10 Maret 2012

Mitos-mitos ASMA..

Well..tadi di kampus gue dapet mata kuliah Patologi. Hari ini yang ngasih kuliah dr.Fransiska Bambang. Tadi topiknya tentang Asma. Asma adalah suatu penyakit yang menyerang daerah pernafasan pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Tadi juga sempet ngomongin beberapa mitos tentang asma.

  • ·         Mitos yang pertama, Asma merupakan penyakit keturunan. Factnya, pernyataan itu benar. Asma memang penyakit keturunan, namun, jika ayah atau ibunya menderita asma, belum tentu anak-anaknya akan menderita asma juga. Mungkin saja yang diturunkan hanya Rhinitis (inflamasi membran mukosa hidung) saja, misalnya, sang anak menjadi lebih sensitif terhadap alergen yang menyerang daerah hidung.
  • ·      Mitos kedua, Asma bisa menular. Factnya, salah! Asma kan penyakit keturunan, tentu saja tidak bisa menular.
  • ·    Yang ketiga, Pergi ke pantai bisa memperparah asma. Factnya, salah! Justru dengan pergi ke pantai, bisa mengurangi gejala asma lho. Kenapa? Karena di pantai udaranya masih bersih. Sebenarnya tergantung kondisi pantainya juga sih. Penderita asma disarankan tidak terpapar udara yang kotor. Oleh karena itu, udara yang segar akan membuat gejala asma menjadi lebih ringan.
  • ·       Mitos keempat, penderita asma tidak boleh olahraga. Factnya, salah! Olahraga boleh-boleh saja, asalkan jangan yang terlalu berat.
  • ·    Mitos selanjutnya, penderita asma tidak boleh berenang. Factnya, salah! Berenang justru bisa mengontrol gejala dan memperkuat daya tahan tubuh.
  • ·         Kemudian, Asma dapat kambuh jika emosi. Factnya, gak bener. Emosi nggak menyebabkan asma kambuh, tapi, bisa memperparah jika orang tersebut asmanya sedang kambuh.
  • ·     Asma bisa disembuhkan. Factnya, tidak. Asma tidak bisa disembuhkan. Tapi bisa dikontrol dan dikurangi frekuensi gejalanya.
  • ·         Penderita asma tidak boleh hamil. Factnya, salah! Duh, kasian dong ya kalau penderita asma tidak boleh hamil. Tentu saja boleh.
  • ·         Penderita asma tidak boleh merokok. Factnya, bener banget! Sebenernya, nggak cuma penderita asma saja sih yang nggak boleh merokok. Semua orang diharapkan tidak merokok. Merokok akan memperparah asma. Faktanya penderita asma tidak disarankan terpapar udara yang kotor.
  • ·     Penderita asma boleh mengobati dirinya sendiri. Factnya, boleh kok. Banyak obat asma yang beredar bebas di pasaran.
  • ·   Obat asma bisa bikin ketergantungan. Sebenernya bukan ketergantungan sih. Tapi memang penderita asma harus sedia obat asma apabila dibutuhkan.
  • ·   Mitos selanjutnya, Pindah tempat bisa menyembuhkan asma. Sekali lagi, asma nggak bisa disembuhkan. Pindah tempat disini dimaksudkan pindah rumah, atau pindah kost gitu. Jika memang pindah ke tempat yang lebih bersih udaranya, tentu saja akan sangat membantu mengurangi gejala asma.
Dulu gue didaulat kena asma waktu gue TK. Dan dulu sering banget kambuh. Tiap gue kecapekan dikiiit...aja, malemnya gue sesak nafas. Tapi sekarang udah nggak pernah kambuh lagi, karena gue selalu berusaha hidup bersih. Dalam arti, gue nggak ngrokok, dan menghindari asap rokok. Untungnya lingkungan keluarga gue nggak ada yang ngrokok. Gue juga belajar nggak manja. Maksud gue, gue nggak pernah berpikir kalo gue punya asma. Dulu Ibu dan Bapak selalu melarang gue melakukan hal yang berat, karena takut asma gue kambuh. Tapi di SMP, gue lawan. Sedikit demi sedikit gue belajar menyibukkan diri biar badan gue terlatih, dan nggak gampang kambuh kalau gue capek. Dan sekarang, gue nggak masalah kalau harus kuliah dari pagi sampai sore tanpa jeda. Ya, mungkin aja asma gue belum terlalu kronis waktu itu. Jadi frekuensi gejalanya dengan mudah gue kontrol. Ada mitos juga makan daging kuda dan kelelawar bisa nyembuhin asma. Kalau ini gue nggak tau factnya gimana. Tapi gue pernah sih makan daging kuda yang kata om gue bisa nyembuhin asma. Yah...entah deh. Ntar kalau dapet info lagi, gue share deh. Well, semoga apa yang gue tulis bisa membantu. Oya, Ayo, bersimpati kepada penderita asma dengan tidak merokok!! J